Kasatlantas Polres Jember, AKP Bernadus Bagas
Simarmata, menjelaskan bahwa program “Polantas Menyapa” merupakan bentuk
kepedulian jajaran kepolisian terhadap masyarakat yang memiliki keterbatasan
fisik. Menurutnya, setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk mendapatkan
pelayanan publik, termasuk dalam hal kepemilikan SIM. “Kami ingin memastikan
penyandang disabilitas mendapatkan kesempatan yang adil untuk memperoleh SIM
secara mudah dan nyaman,” ujarnya.
Melalui program ini, Satlantas Polres Jember
tidak hanya memberikan pelayanan administratif, tetapi juga sosialisasi
mengenai pentingnya tertib berlalu lintas kepada para peserta. Sosialisasi ini
bertujuan meningkatkan kesadaran akan keselamatan dan tanggung jawab dalam
berkendara, terutama bagi kelompok masyarakat yang sering kali kurang
terjangkau informasi tersebut.
Pelayanan khusus bagi penyandang disabilitas
dilakukan dengan memperhatikan kenyamanan dan kebutuhan mereka. Petugas di
lapangan diberikan pelatihan agar mampu memberikan pelayanan yang ramah,
empatik, dan efektif. Selain itu, fasilitas pendukung seperti jalur akses kursi
roda dan area pelayanan yang mudah dijangkau juga disiapkan demi memberikan
pengalaman terbaik bagi pemohon SIM D.
AKP Bernadus menambahkan bahwa kehadiran
program “Polantas Menyapa” merupakan wujud nyata dari komitmen Polres Jember
dalam mewujudkan pelayanan publik yang humanis dan berkeadilan. Ia berharap
langkah ini dapat menjadi contoh bagi instansi lain dalam memberikan ruang yang
setara bagi seluruh masyarakat tanpa memandang kondisi fisik.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya
Polres Jember untuk mendekatkan diri dengan masyarakat melalui pendekatan yang
lebih personal dan penuh empati. Dengan hadirnya pelayanan seperti ini,
diharapkan masyarakat semakin percaya dan mendukung berbagai program kepolisian
dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu
lintas.
Melalui “Polantas Menyapa,” Satlantas Polres
Jember menegaskan bahwa pelayanan publik harus dapat diakses oleh semua
kalangan. "Langkah ini bukan hanya sekadar inovasi pelayanan, tetapi juga
bentuk nyata dari semangat inklusivitas dan kemanusiaan dalam menjalankan tugas
kepolisian," tandasnya.
