Sepeda motor adalah salah satu alternatif bepergian dari satu tempat
ke tempat yang lain secara mudah, irit, cepat, luwes, efisien, dan lain
sebagagainya. Bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah, motor menjadi harapan
satu-satunya untuk dapat memiliki alat transportasi darat pribadi sesuai dengan
kemampuan ekonominya. Mobil yang memiliki harga jual dan biaya operasional
mahal / tinggi serasa tidak mungkin terjangkau oleh banyak rakyat ekonomi
menengah ke bawah.
Di samping banyak kelebihan dalam berkelana di jalan raya, speda motor
memiliki berbagai kekurangan atau kelemahan sepeda motor dibandingkan dengan
alat transportasi lainnya, yaitu seperti :
1. Kurang terlindung dari hujan
2. Kurang terlindung dari polusi dan debu jalanan
3. Kurang terlindung dari kecelakaan fisik
4. Kurang terlindung dari angin di jalan
5. Jumlah penumpang yang hanya dua orang
6. Sasaran utama dan empuk bagi para pelaku curanmor
7. Keluwesan dan kemudahannya mengundang kebiasaan mengemudi yang
bodoh
8. Ban kurang tahan jebakan paku yang menggembosi ban motor
9. Kurang bisa leha-leha selama berkendara
10. Kurang tahan situasi banjir
11. Harus memakai pakaian berkendara motor yang risih dan panas saat
siang hari yang terik mataharinya
Beberapa keunggulan sepeda motor dari mobil adalah seperti hemat
bensin / bahan bakar, lancar di saat macet, mudah dalam urusan parkir, biaya
perawatan dan operasional yang rendah, harga beli yang murah dan terjangkau
banyak kalangan masyarakat, dan lain sebagainya.
Tujuan dari memakai sepeda motor adalah untuk berpindah tempat dari
satu tempat ke tempat lain dengan selamat sampai di tempat yang dituju. Berikut
adalah tips dari situs organisasi.org untuk para pengendara sepeda motor agar
bisa selamat lahir batin dalam berkendara :
1. Berdoa Kepada Tuhan Yang Maha Esa Sebelum Berkendara
Keselamatan kita hanya Tuhan yang memberikan. Jika kita ditakdirkan
kecelakaan mungkin dengan doa kita Tuhan dapat menghendaki lain dan akhirnya
kita selamat di jalan.
2. Cek Persiapan Dan Kelengkapan Berkendara
Cek kondisi kesehatan kita apakah cukup layak mengendarai sepeda motor
di tempat umum. Hindari membawa motor ketika sedang sakit atau sedang mabuk
untuk mengurangi resiko terjadinya kecelakaan. Periksa dan cek pula surat-surat
serta kondisi sepeda motor mulai dari rem, ban, bahan bakar, lampu sampai ke
pakaian kita.
3. Jangan Emosi Di Jalan
Sifat egois, mudah terpancing emosi, mudah marah, mudah terhina adalah
suatu kebodohan yang harus diubah. Terkadang disalip oleh kendaraan lain
membuat kita tidak terima, apalagi yang menyalip adalah perempuan / wanita.
Dikepot atau dibuat kaget dengan rem mendadak pun bisa membikin kita naik pitam
sehingga dapat membuat urusan jadi panjang.
4. Jangan Mengandalkan Insting
Beloklah ketika tidak ada kendaraan lain di belakang atau samping kita
yang benar-benar di lihat dengan mata kepala sendiri. Jangan menyalip atau
berbelok dengan kecepatan tinggi antara dua kendaraan dengan space yang kecil.
Selain itu jangan terlalu pede pada salip menyalip karena kita bisa tertabrak
kendaraan dari arah berlawanan jika salah perhitungan. Jangan ambil resiko
dengan peluang yang kecil, lebih baik pelan tapi selamat daripada kencang tapi
mati.
5. Konsentrasi Penuh
Bila kesadaran berkurang entah karena sakit, ngantuk, mabok, banyak
masalah dna lain sebagainya sebaiknya naik angkutan umum saja. Mengendarai
sepeda motor serta kendaraan bermotor kecepatan tinggi lainnya perlu
konsentrasi penuh. Sedikit melamun, mengantuk, tertidur, kelamaan nengok dan
lain sebagainya dapat membuat kita menabrak kendaraan atau sesuatu di depan
kita. Sadari waktu dalam kemampuan reaksi kita mulai dari ada rem mendadak
sampai berhenti lalu hitung kira-kira jaraknya berapa agar tidak menabrak depan
kita.
6. Biasakan Mengalah Pada Begundal Jalanan
Apabila ada pengendara lain yang sedang emosi jangan kita layani
kemarahannya. Cukup minta maaf, ngalah, legowo, lapang dada, berbesar hati
menerima caci maki dan belaga pilon agar urusan tidak menjadi panjang yang
justru bisa sangat merugikan kita.
7. Waspada / Hati-HAti Pada Kendaraan Umum Seperti Angkot dan Bus
Kendaraan umum seperti angkot dan bis sering sekali bersikap
ugal-ugalan di jalan. Tidak jarang pula mereka menabrak kendaraan lain dengan
berbagai alasan. Sebaiknya jangan melawan kendaraan umum yang lagi ugal-ugalan
agar kita tidak diciderai oleh mereka.
8. Patuhi Peraturan dan Rambu Lalu Lintas Jalan Raya
Menyerobot lampu merah sebelum lampu hijau menyala sering terjadi.
Sama halnya dengan menyerobot pintu perlintasan kereta api / krl dan memutar
arah tidak pada tempat yang diizinkan serta berbagai bentuk pelanggaran
lainnya. Semua itu bisa membawa malapetaka yang dahsyat jika kita sedang sial.
9. Jangan Mengambil Jalan Melawan Arus Atau menghambat Arah Lawan
Terkadang ketika lampu merah, motor akan mengambil jalur arah
berlawanan yang kosong. Awalnya mungkin hanya satu jalur motor, namun kelamaan
pengendara motor yang brengsek tidak mau antri akan mengambil sisa jalur lawan
yang ada sehingga kendaraan dari jalur berlawanan tidak bisa lewat dan
menyebabkan macet total. Kendaraan dari arah lawan bisa berang atau khilaf yang
bisa menabrak dan mencelakakan kita.
10. Waspada Penjahat Perampok Sepeda Motor
Hati-hatilah pada penjahat yang mau merampas motor kita. Terkadang
mereka tega membunuh kita demi hanya motor yang kita pakai. Awasi tingkal laku
kendaraan di samping kiri, kanan, depan dan belakang baik dalam situasi dan
kondisi berhenti maupun jalan.
Akhir kata, semoga tips dan cara berkendara sepeda motor ini bisa
menyelamatkan anda, keluarga, teman, pengguna jalan lain serta orang lain yang
ada di sekitar kita.
sumber : www.organisasi.org
