Jember Motim, Balita diamankan Polisi Lalu lintas di Jaln HOS Cokroaminoto, depan Galxy Elektro, Kecamatan Kaliwates, jumat (29/7) pukul 13.00 wib, karena terlepas dari pengawasan ortu.
![]() |
| selama diamankan, Aipda Firman menyuapi makan dan mengajak main sang balita. |
Balita bernama Siti Lailatus Saada, ini kebingungan mencari orang tuanya. Mau pulang, di atak tahu arahnya
Informasi Motim, Balita ini kali pertama ditemukan juru parkir. "kemudian, juru parkir langsung melapor ke saya, " kata anggota Polantas, Aipda Firman petugas jaga Pos Lantas Pasar tanjung, yang lantas membawanya ke Pos Lantas.
"Saya Gendong lalu saya ajak bicara. tapi anak ini bicaranya belum lancar. Saya tanya rumahnya, jawabnya jauh, " kata Firman.
Lalu Firman minta bantuan pihak Pasar Tanjung mengumumkan melalui pengeras suara. dan orang-orang Balita ini tak kunjung datang. Firman pun menitip pesan siapa pun untuk menyebarkan informasi temuan ini.
Sambil menunggu orang tuanya ditemukan, firman menemani balita itu di Pos Lantas. "Saya suapi dia makan, saya kasih HP buat main game agar tidak nangis, " jelas Firman.
Selama itu pula dia terus mengajak anak itu komunikasi di mana alamat dan nama orang tuanya. "Tapi setiap pertanyaan saya dijawab gak jelas. Saat saya tanya nama ibunya dia jawab ibu atau mama. Saat saya tanya nama ayahnya dia hanya jawab papa. Jadi saya ikut bingung, " aku Firman, yang trenyuh.
"Saya itu kayak sesak Nafas ini mas, kasihan, "kata Firman. Diapun terus berupaya menyebar informasi melalui akun sosial facebook agar orang tua balita segera dtemukan.
Baru sekira pukul 15.00 wib ada seorang perempuan bersama suaminya datang tergoph-goph sambil menangis mendatangi Pos Lantas Pasar Tanjung.
Ternyata, perempuan itu bernama Siti Aisah (36) dan Ahmad Samiudin (49) orang tua balita ini. Balita ini langsung dipeluk Siti Aisyah sambil tak henti menangis.
"Tadi itu saya tidur Pak. Anak Saya ini juga. Setelah bangun anak saya gak ada, " jata Siti Aisah warga Jalan Hos Cokroaminoto V nomor 108, lingkungan kebun kidul, kaliwates.
Jarak antara ruma dengan pos sekira satu kilometer. "Saya nyari kemana-mana tapi tidak ditemukan. Saya tadi dikasih tahu tetangga katanya ada Polisi mengamankan seorang anak. Setelah saya lihat ternyata benar itu anak saya," jelas Siti Aisah, sambil tak henti-hentinya mengucapkan terimakasih keapda Aipda Firman.
Kasatlantas Polres Jember AKP Nopta Histaris Suzan SIK, mengatakan bahwa dengan adanya kejadian itu orang tua diharapkan lebih ekstra hati-hati menjaga anaknya terutama balita. "Kalau memang orang tua mau tidur, pastika pintu dikunci sehingga anak tidak bisa keluar, " imbau Nopta
Dia menambahkan, bahwa banyak sekali bahaya mengincar balita tersebut saat keluar tanpa pengawasan orang tua. "Bahaya pertama, tentunya kecelakaan jika sewaktu-waktu anak itu menyeberang jalan. Kedua, bahaya diculik. kemudian bahaya menjadi kejahatan lainnya seperti pencabulan, : kata Nopta.
Nopta berharap, Kejadian seperti tidak terulang langi. "Sekali lagi saya mengimbau kepada orang tua yang memiliki balita supaya lebih ekstra hati-hati saat menjaga anak. Jangan sampai teledor apalagi balita yang masih baru-baru bisa jalan. Teledor sedikit, bisa berakibat fatal," Imbau Nopta.(sp)
artikel ini dimuat surat kabar harian Memo Timur hari Sabtu tgl 30 Juli 2016
artikel ini dimuat surat kabar harian Memo Timur hari Sabtu tgl 30 Juli 2016
