Jember pojokpitu.com, Ratusan pembalap liar di Jember, Sabtu dini hari, berhamburan menghindari sergapan polisi yang berpakaian preman. Bahkan, banyak yang lari meninggalkan motornya di tengah jalan. Namun ada juga yang sempat melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri, sehingga petugas bertindak tegas.
Para pelajar yang menggelar balap liar di tengah lalu lintas padat di kawasan tertib lalu lintas, Jalan Gajah Mada, Kaliwates, Jember, tak menyangka dipantau polisi berpakaian preman.
Mereka tetap beraksi kebut-kebutan, hingga lari kocar kacir, ketika polisi lalu lintas dan satuan intel, berusaha menangkapnya.
Ratusan pembalap liar, baik yang saat itu akan melakukan start dan yang menunggu giliran, tak mampu berbuat banyak ketika polisi datang. Sebagian menyerah langsung, namun tak sedikit yang hendak melarikan diri, meninggalkan motornya dan juga ada yang melawan.
Di antara pembalap liar yang diamankan, ada dua perempuan yang masih berusia belasan tahun. Polisi langsung menilang dan bagi yang tidak membawa surat-surat, kendaraannya langsung diamankan di Satlantas Polres Jember.
AKP Nopta Histaris, Kasatlantas Polres Jember menjelaskan, motor yang diamankan bisa diambil pemiliknya, dengan membawa surat kelengkapan dan harus didampingi orang tua atau walinya. Selain itu, membuat surat pernyataan bermaterei yang disaksikan orang tua, agar tidak ikut balap liar lagi.
Satlantas Polres Jember akan terus melakukan operasi lalu lintas, dalam rangka mensukseskan operasi Simpatik 2016. (mud)
sumber : pojokpitu.com
